Secara keuangan, yang perlu menjadi pertimbangan utama adalah jangan sampai pengembangan usaha baru mengganggu cashflow bisnis utama yang sudah berjalan. Perhitungkan dengan baik kebutuhan modal untuk bisnis baru, dan lihat apakah masih cukup aman untuk mengambil keuntungan bisnis utama tanpa mengganggu arus kasnya. Kalau bisa, modal itu disediakan sekaligus, dan bukan mengandalkan keuntungan bulanan dari bisnis sebelumnya. Karena kalau mengandalkan dari penghasilan bisnis sebelumnya, nantinya bisnis tersebut bisa "saling bunuh" jika ada masalah keuangan dengan salah satu bisnis.
Selain itu, perlu dipertimbangkan juga apakah usaha anda sebelumnya telah mencapai titik aman atau titik dimana modal telah kembali. Dengan keuntungan yang cukup besar, apakah bisnis ini sudah sesuai dengan target atau harapan anda.
Cobalah buat proyeksi cashflow untuk beberapa bulan ke depan, dari situ anda bisa menilai berapa rupiah yang cukup aman untuk diambil keuntungannya dan dialokasikan untuk bisnis lain. Sedangkan untuk cadangan usaha, juga bisa dilihat dari proyeksi cashflow tersebut. Yaitu dengan melihat beberapa bulan penerimaan yang mungkin akan menurun drastis. Atau ketika kapasitas produksi anda menurun. Cadangan bisa dibilang cukup memadai jika pada musim sepi, anda masih bisa menggaji karyawan dan antisipasi jika terjadi kerusakan mesin.
Tetapi yang perlu dipertimbangkan juga adalah manajemen anda secara keseluruhan. Apakah bisnis ini bisa ditinggalkan dan sudah memiliki system yang kuat?. Saya menyarankan, sejak awal sebaiknya anda membuat prioritas pengembangan bisnis. Prioritas pertama menurut saya adalah mengembangkan bisnis intinya. Misalnya, keuntungan yang ada sekarang ini dialokasikan untuk membuka cabang atau outlet baru, menambah kapasitas produksi yang menambah mesin atau karyawan sehingga bisnis ini bisa berkembang. Kedua, bisa juga dengan membuka bisnis lain yang berkaitan dan saling menunjang dengna bisnis inti.
Tampilkan postingan dengan label Finance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Finance. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 September 2010
2 komentarPenyelesaian Hutang di Tengah Terpuruknya Usaha
Contoh : Usaha Toko Sepatu
Kartu Kredit adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah berbagai transaksi usaha karena dapat menjadi sumber dana cepat untuk memenuhi kebutuhan usaha. Mulai dari pembelian barang dagangan sampai operasional usaha. Sayangnya, Penggunaan kartu kredit tanpa memperhitungkan kemampuan untuk membayar hutang kembali dapat menyebabkan kita terjerat hutang.
Dalam kasus ini, usaha yang kurang berjalan lancar membuat omset usaha tidak mampu menutup biaya cicilan kartu kredit. Padahal pembelian barang dagangan berasal dari hutang kartu kredit itu. Karena biaya usaha terutama cicilan kartu kredit lebih besar daripada pemasukan.
Hal utama yang harus dilakukan adalah menutup atau stop pemakaian kartu kredit. Sisakan satu kartu kredit saja yang dimiliki untuk berjaga-jaga. Hubungilah perusahaan kartu kredit yang bersangkutan untuk menutup kartu kreditnya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan preventif atau pencegahan terhadap bertambahnya tagihan karena pemakaian sisa limit kartu kredit baik untuk pemakaian pribadi maupun biasa.
Selanjutnya ada 2 cara yang bisa anda tempuh dalam kondisi usaha yang sulit ini. Cara pertama, adalah dengan melakukan perubahan konsep usaha dari display toko secara fisik menjadi virtual/online. Maksudnya, jika sebelumnya anda menjual sepatu dari toko fisik, cukup display virtual saja secara online via internet. Misalnya dengan membuat website, blog atau membuat akun facebook. Mumpung sekarang ini sedang tren toko online dan sudah lazim bagi masyarakat untuk berbelanja di internet. Prosedure pembelian dan antar barang pun sudah semakin mudah. Demikian pula dari sisi keamanan, dimana ada beberapa penyedia jasa administrasi perdagangan di internet yang bisa diikuti oleh para pebisnis online. Dengan perubahan konsep ini maka anda tidak lagi memerlukan toko fisik untuk display. Walaupun membutuhkan tempat penyimpanan barang dagangan, namun sifatnya bukan display yang harus dipamerkan dan ditata dengan bergaya. Sehingga cukup disusun dengan rapi dengan menggunakan ruangan di rumah anda sendiri.
Karena tidak lagi memerlukan toko fisik, maka anda bisa melakukan pelunasan seluruh hutang anda. Disinilah anda bisa menjual aset pribadi. Misalnya, dengan menjual aset tanah 250 m2 yang diatasnya berdiri 4 kios. Dimana dari kios tersebut digunakan untuk toko sepatu. Hasil penjualan aset ini dapat digunakan untuk melunasi seluruh hutang usaha.
Cara kedua, adalah berusaha mendapatkan suntikan modal baru sebagai intensif dalam merestrukturisasi hutang usaha tidambah cadangan biaya operasional kedepan. Anda bisa mengundang calon investor baru untuk memiliki toko sepatu anda. Karenanya harus dihitung dulu beberapa aset usaha yang ada saat ini. Misalnya aset tanah 250 m2 yang berdiri diatasnya 4 kios dimasukkan sebagai aset usaha toko sepatu. Dengan suntikan modal baru sejumlah yang anda syaratkan, maka anda dan investor berbagai kepemilikan usaha toko sepatu.
Untung rugi aset maupun hutang toko sepatu menjadi tanggung jawab bersama. Selanjutnya diperhitungkan berapa porsi kepemilikan masing-masing antara anda dan calon investor terhadap toko sepatu. Dengan demikian dapat ditentukan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Dengan suntikan modal baru, diharapkan hutang usaha dapat direstrukturisasi, sehingga beban biaya usaha semakin ringan. Kemudian dari suntikan modal barupun dapat dialokasikan sejumlah tertentu untuk meningkatkan kinerja usaha termasuk kebutuhan barang dagangan. Alangkah baiknya jika dalam kondisi sulit ini, anda dapat melakukan efisiensi biaya operasional, dan melakukan strategi pemasaran yang kreatif. Dengan efisiensi biaya usaha, maka pengeluaran dapat dikendalikan. Selanjutnya dengan strategi pemasaran yang kreatif akan meningkatkan popularitas toko sepatu anda sehingga memancing datangnya lebih banyak pembeli.
Ada beberapa strategi pemasaran usaha toko sepatu yang bisa anda jalankan misalnya :
1. buatlah website, blog, facebook, friendster, myspace, multiply, anggota milis atau forum sudah bisa langsung memasarkan toko sepatu anda. Buatlah foto-foto sepatu, sandal dan harganya yang bisa langsung didownload di website tersebut.
2. Menggunakan buku katalog. Cara ini umumnya ampuh untuk mendapatkan efek impulse buying atau belanja tanpa rencana. Karena melihat gambarnya sepatu yang menarik, orang jadi ingin membeli. Cara ini sudah terbukti ampuh karena sudah banyak yang mempraktekannya dan berhasil.
3. Ciptakan jalur distrubusi dengan menjalin kerja sama dengan pihak lain. Misalnya anda menitip display sepatu salon atau butik pakaian selama waktu tertentu. Dari sepatu yang laku pemilik batik
Kartu Kredit adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah berbagai transaksi usaha karena dapat menjadi sumber dana cepat untuk memenuhi kebutuhan usaha. Mulai dari pembelian barang dagangan sampai operasional usaha. Sayangnya, Penggunaan kartu kredit tanpa memperhitungkan kemampuan untuk membayar hutang kembali dapat menyebabkan kita terjerat hutang.
Dalam kasus ini, usaha yang kurang berjalan lancar membuat omset usaha tidak mampu menutup biaya cicilan kartu kredit. Padahal pembelian barang dagangan berasal dari hutang kartu kredit itu. Karena biaya usaha terutama cicilan kartu kredit lebih besar daripada pemasukan.
Hal utama yang harus dilakukan adalah menutup atau stop pemakaian kartu kredit. Sisakan satu kartu kredit saja yang dimiliki untuk berjaga-jaga. Hubungilah perusahaan kartu kredit yang bersangkutan untuk menutup kartu kreditnya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan preventif atau pencegahan terhadap bertambahnya tagihan karena pemakaian sisa limit kartu kredit baik untuk pemakaian pribadi maupun biasa.
Selanjutnya ada 2 cara yang bisa anda tempuh dalam kondisi usaha yang sulit ini. Cara pertama, adalah dengan melakukan perubahan konsep usaha dari display toko secara fisik menjadi virtual/online. Maksudnya, jika sebelumnya anda menjual sepatu dari toko fisik, cukup display virtual saja secara online via internet. Misalnya dengan membuat website, blog atau membuat akun facebook. Mumpung sekarang ini sedang tren toko online dan sudah lazim bagi masyarakat untuk berbelanja di internet. Prosedure pembelian dan antar barang pun sudah semakin mudah. Demikian pula dari sisi keamanan, dimana ada beberapa penyedia jasa administrasi perdagangan di internet yang bisa diikuti oleh para pebisnis online. Dengan perubahan konsep ini maka anda tidak lagi memerlukan toko fisik untuk display. Walaupun membutuhkan tempat penyimpanan barang dagangan, namun sifatnya bukan display yang harus dipamerkan dan ditata dengan bergaya. Sehingga cukup disusun dengan rapi dengan menggunakan ruangan di rumah anda sendiri.
Karena tidak lagi memerlukan toko fisik, maka anda bisa melakukan pelunasan seluruh hutang anda. Disinilah anda bisa menjual aset pribadi. Misalnya, dengan menjual aset tanah 250 m2 yang diatasnya berdiri 4 kios. Dimana dari kios tersebut digunakan untuk toko sepatu. Hasil penjualan aset ini dapat digunakan untuk melunasi seluruh hutang usaha.
Cara kedua, adalah berusaha mendapatkan suntikan modal baru sebagai intensif dalam merestrukturisasi hutang usaha tidambah cadangan biaya operasional kedepan. Anda bisa mengundang calon investor baru untuk memiliki toko sepatu anda. Karenanya harus dihitung dulu beberapa aset usaha yang ada saat ini. Misalnya aset tanah 250 m2 yang berdiri diatasnya 4 kios dimasukkan sebagai aset usaha toko sepatu. Dengan suntikan modal baru sejumlah yang anda syaratkan, maka anda dan investor berbagai kepemilikan usaha toko sepatu.
Untung rugi aset maupun hutang toko sepatu menjadi tanggung jawab bersama. Selanjutnya diperhitungkan berapa porsi kepemilikan masing-masing antara anda dan calon investor terhadap toko sepatu. Dengan demikian dapat ditentukan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Dengan suntikan modal baru, diharapkan hutang usaha dapat direstrukturisasi, sehingga beban biaya usaha semakin ringan. Kemudian dari suntikan modal barupun dapat dialokasikan sejumlah tertentu untuk meningkatkan kinerja usaha termasuk kebutuhan barang dagangan. Alangkah baiknya jika dalam kondisi sulit ini, anda dapat melakukan efisiensi biaya operasional, dan melakukan strategi pemasaran yang kreatif. Dengan efisiensi biaya usaha, maka pengeluaran dapat dikendalikan. Selanjutnya dengan strategi pemasaran yang kreatif akan meningkatkan popularitas toko sepatu anda sehingga memancing datangnya lebih banyak pembeli.
Ada beberapa strategi pemasaran usaha toko sepatu yang bisa anda jalankan misalnya :
1. buatlah website, blog, facebook, friendster, myspace, multiply, anggota milis atau forum sudah bisa langsung memasarkan toko sepatu anda. Buatlah foto-foto sepatu, sandal dan harganya yang bisa langsung didownload di website tersebut.
2. Menggunakan buku katalog. Cara ini umumnya ampuh untuk mendapatkan efek impulse buying atau belanja tanpa rencana. Karena melihat gambarnya sepatu yang menarik, orang jadi ingin membeli. Cara ini sudah terbukti ampuh karena sudah banyak yang mempraktekannya dan berhasil.
3. Ciptakan jalur distrubusi dengan menjalin kerja sama dengan pihak lain. Misalnya anda menitip display sepatu salon atau butik pakaian selama waktu tertentu. Dari sepatu yang laku pemilik batik
Langganan:
Postingan (Atom)



